Terlama di Zona Merah, Sunderland Kini Lolos Degradasi

sunderland

Sunderland merupakan tim terlama yang menghuni zona merah Liga Primer Inggris musim ini. Namun pada akhirnya mereka mampu selamat.

Klub berjuluk The Black Cats ini sukses menyelamatkan diri dari jurang degradasi usai meraih kemenangan tiga gol tanpa balas atas Everton di Stadium of Light, Kamis (12/5/2016) dinihari WIB. Sebiji gol Patrick van Aanholt dan sepasang dari Lamine Kone memastikan tim mereka tetap bertahan.

Berkat tambahan tiga angka, sekarang mereka berada di peringkat 17 memperoleh angka 38 dari 37 pertandingan. Catatan itu tak bisa lagi terkejar oleh rival terdekat Newcastle United dan Norwich City dengan partai tersisa.

Kedua tim itu hingga kini terpaut empat angka dari Sunderland dan itu mengantarkan mereka turun ke Divisi Championship musim depan. Newcastle dan Norwich mengikuti jejak Aston Villa yang lebih dulu degradasi.

Uniknya, ketimbang tiga rivalnya tersebut dalam pertarungan bertahan di Premier League, justru Sunderland lah yang terlama berada di zona merah. Opta mencatatkan tim besutan Sam Allardyce melewati hampir delapan bulan di tiga terbawah.

Villa merupakan tim kedua yang bercokol di zona itu yaitu 229 hari. Kemudian Newcastle dengan 202 hari dan Norwich hanya 56 hari.

Kesuksesan Sunderland mengindari jeratan degradasi berkat hasil-hasil oke selepas pergantian tahun 2016. Dari 17 pertandingan, mereka cuma menelan empat kekalahan dan lima kali menang.

Hal ini sangat jauh dibandingkan paruh pertama, yang mana mereka menderita 13 kekalahan di 20 pekan dan hanya menang tiga kali. Sang striker andalan Jermaine Defoe menilai dukungan suporter dan semangat para pemain jadi faktor inti kesuksesan mereka.

“Fans kami memberikan dorongan untuk memenangi pertandingan demi pertandingan. Rasanya luar biasa bisa bertahan dan saya gembira,” katanya kepada Sky Sports dikutip BBC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *