Mourinho Kurang Dapat Respek di Madrid

jose mourinho

Kiprah Jose Mourinho di Real Madrid memang tak berakhir indah. Akan tetapi ia masih mendapat pujian tinggi dari bekas anak asuhnya di klub tersebut.

Mourinho menukangi Los Blancos selama tiga musim yang mana dirinya menyumbangkan tiga buah piala salah satunya gelar juara La Liga. Namun menurut Alvaro Arbeloa, yang harus diapresiasi dari The Special One bukan soal gelar namun juga bagaimana dia mengakhiri dominasi Barcelona.

Jika Mourinho tak mengakhiri dominasi Blaugrana, kata Arbeloa, bisa jadi Pep Guardiola masih akan melatih raksasa Katalan itu hingga detik ini.

“Mourinho memiliki kontribusi besar dalam mengakhiri dominasi dari Catalunya,” ujar Arbeloa kepada beIN Sports.

“Ia tak mendapatkan respek karena ini. Namun bila dia tidak datang ke Real Madrid, Pep Guardiola pasti masih memenangi gelar juara bersama Barcelona hingga hari ini,” kata bek yang baru saja melakoni musim terakhirnya bersama Madrid tersebut.

Mourinho walau terkenal sebagai manajer pragmatis, punya catatan apik ketika menangani Madrid. Di musim 2011/2012 kala El Real menjadi juara, mereka mendulang 121 gol, jauh lebih tinggi ketimbang Barca yang saat itu mengemas 114 gol.

Di musim sebeleumnya walau jadi runner-up, Mourinho juga bisa mengantarkan timnya membuat 102 gol, juga lebih banyak dari Barca, yang ketika itu hanya membuat 95 gol.