Barcelona Resmi Berikan Jalan Baru Pada Carles Perez di AS Roma

Carles Perez

Barcelona bersama dengan AS Roma pada akhirnya menjalani kerja sama positif terkait peminjaman pemain muda bernama Carles Perez. Gelandang muda asli didikan akademi La Masia ini akan menjalani karir barunya di Serie A Italia sepanjang musim ini berakhir sebagai pemain pinjaman.

Perez bisa dibilang sebagai salah satu pemain korban dari perombakan besar Quique Setien sebagai pelatih baru Barcelona. Pemain berusia 21 tahun ini pernah jadi salah satu senjata rahasia Ernesto Valverde, namun kini dibawah asuhan Setien sosok Perez berpotensi besar disingkirkan.

Melalui agen resmi Perez, Arturo Canales, menjelaskan bahwa saat ini sedang terjadi dalam proses menuntaskan kesepakatan kedua pihak. Melepas Perez sebagai pinjaman merupakan keputusan terbaik Barca demi semua pihak.

Perez disebutkan tidak akan pergi dengan cara percuma dari Barcelona, dimana mereka menyepakati adanya klausul khusus yang mewajibkan Roma membeli Perez secara permanen untuk 13 juta euro pada musim 2020 mendatang dan juga adanya isi bahwa Barcelona berhak membeli Perez kembali untuk 25 juta euro. Barca tampaknya masih berharap Perez bisa berkembang pesat bersama Roma.

Usut punya usut, semua kabar bagus ini akan segera dikabarkan oleh Canales ketika mencapai kesepakatan perihal kontrak Perez dengan Roma. Pihak Roma masih bernegosiasi perihal kesepakatan pribadi. Adapun peran keberanian Setien sangat berpengaruh melihat adanya kesempatan besar bagi Perez diluar Barcelona.

Satu yang membuat banyak orang kecewa adalah ketika Perez bermain buruk ketika mendulang kekalahan 2-1 atas Ibiza di Copa del Rey beberapa hari lalu. Status ini diklaim membuat Setien tidak senang, dan Perezn sejauh ini baru tampil di 10 pertandingan La Liga, lima kali pemain inti dan lima kali cadangan.

Sembilan penampilan di dapat dalam era kepelatihan Valverde dengan raihan 1 gol. Jika membedah lebih dalam, maka kualitas permainan Perez tidak bisa dianggap sebelah mata. Namun jika bertahan di Barcelona, tentunya sang pemain tidak akan banyak berkembang.

Kesempatan bermain lebih banyak jelas membuat peluang Perez untuk berkembang lebih besar ketimbang berada dibawah bayang-bayang kepalatihan Setien yang cenderung suka akan pemain yang sudah jadi.