Agen Ibra Bawa Mantan Dokter Swedia ke Ranah Hukum

zlatan ibrahimovic

Pada pekan ini, ada pernyataan dari seorang mantan dokter Team Nasional Swedia mengatakan bahwa ia yakin Zlatan Ibrahimovic pernah mendapatkan doping semasa berada di Juventus. Setelah mendengar pernyataan dari Mantan Dokter, Zlatan Ibrahimovic siap menggugat secara hukum karena mencemarkan nama baik Zlatan Ibrahimovic. Dia membantah tuduhan tersebut dan akan dimasukkan ke ranah hukum.

Berdasarkan informasi yang dilansir oleh Football Italia, Ulf Karlsson mengatakan bahwa berat badan Ibrahimovic naik sekitar 10 kilogram dalam waktu enam bulan saja semasa di Juventus. Berat badan Albin Ekdal juga naik delapan kilogram semasa periodenya dengan Bianconeri (2008–2010). Saya berpikir itu merupakan kebiasaan yang ada di Juventus. Mereka juga pernah mempunyai dokter yang dihukum selama 22 bulan. Ini bukanlah sebuah tuduhan personal kepada Zlatan Ibrahimovic. Pernyataan saya ditujukan demi memunculkan pembahasan tentang doping dalam olahraga tim.

Pernyataan dari Mantan Dokter Team Swedia mendapatkan reaksi keras dari Mino Raiola. Ia mengaku berencana untuk mengambil langkah hukum terhadap Ulf Karlsson. Walaupun sang pemain sendiri santai-santai saja dan malah lebih memikirkan kegagalannya dalam mengeksekusi tendangan penalty.

Berdasarkan informasi yang dilansir oleh Expressen, Raiola mengatakan bahwa kami akan melayangkan tuntutan hukum. Kami mempunyai dasar untuk melakukannya. Saya bukan pakar hukum swedia. Tetapi kami mempunyai seorang pengacara Swedia. Mungkin ia adalah seorang atlet yang gagal sukses dan mrnjadi cemburu, tapi ia sudah membuat sebuah kesalahan fatal. Ia memiliki sebuah kehidupan sebelum melempar pernyataan-pernyataannya dan setelah ini ia akan mempunyai kehidupan berbeda. Ia sudah menyebar kepalsuan.

Raiola mengatakan bahwa Zlatan Ibrahimovic menjalani banyak tes doping ketika berada di Juventus. Dan Ibrahimovic sudah menjalani tes doping sebanyak 20 kali. Para pemain Juventus selalu berada di bawah Mikroskop. Jadi tuduhannya konyol dan memalukkan. Itu sama saja melakukan bunuh diri. Di seluruh klub yang pernah ia bela, Zlatan paling-paling cuma pernah menenggak aspirin saja. Tetapi, Saat ini ia tetap tenang, ia lebih malu karena gagal penalti tempo hari. Ia bilang tak berniat merespons tuduhan-tuduhan terhadapnya. Yang terpenting bagi Ibrahimovic harus bangkit dan mencetak gol.